,

It’s Okey Not To Be Okey!

Hidup kat dunia ni tak pernah surut dengan ujian, kadang kita nampak je orang tu macam takde apa-apa, tapi betulke dia takde apa-apa?

Selalu nampak dia gembira, macam dia takde masalah kat dunia ni, pendek kata semuanya dia nampak okey. Dan kita? Kita pon macam biasalah, ada ujian kita, ada bahagian untuk kita hingga kadang terlupa fitrah kita sebagai manusia yang memang sepatutnya dan selayaknya diuji.

Kadang mempersoalkan Tuhan kenapa aku yang diuji? Betul tak?

Ujian adalah penguat jiwa ya sayang, ujian adalah pemangkin kekuatan. Ujian adalah tanda sayang, ya! Kita semua tahu ujian tandanya sayang, ujian itu penguat jiwa tapi kita sebagai manusia dan hamba, memang tidak dapat lari dari ujian.

Mungkin ramai orang menerima ujian, tapi tak ramai yang tahu bagaimana untuk menghadapi ujian, saat ujian datang kita dengan mudah tersungkur sekali, salahkah kita? Tak bolehkah kita sebagai manusia yang serba serbi kurang ini berasa ‘down’ dengan diri sendiri?

Kita adalah hamba, yang mengharapkan sepenuhnya kekuatan dari Allah SWT untuk kita meneruskan kehidupan.

Kita ini jika tanpa Allah SWT, kita bukan sesiapa. Kita takde apa-apa, dalam dunia ni, takde satu pon yang didunia ini yang kita punya, yang milik kita.

Jadi wajarlah kita hamba yang lemah yang tak punya apa-apa rasa sedih, lemah, kecewa. Dan satu-satunya yang dapat memulihkan dan memperbaiki hati kita adalah dengan kembali pada Allah SWT. Makanya tak salah untuk kita merasa ‘down’ dengan diri sendiri.

Merasa ‘down’ dengan diri sendiri okey, Cuma jangan berlama-lama dengan rasa tu. Rasa sedih sebab kehilangan orang yang kita sayang, kita sedih.

Okey, wajarlah kita sedih dengan orang yang kita sayang sudah hilang dan kita sudah tak mampu untuk berjumpa dengan mereka lagi di dunia ini, yang perlu dimuhasabah, orang yang kita sayang itu adalah milik Allah SWT, satu hari nanti tanpa kita sedia atau tak, Allah SWT akan ambil kembali apa yang kepunyan-Nya.

Kita pun milik Allah SWT, satu hari nanti kita pon akan kembali juga pada Allah SWT.

Kita rasa sedih sebab apa yang kita nakkan kat dunia ni tak dapat, ya kita boleh menangis, yang perlu dimuhasabah ialah apa yang kita rasakan baik untuk diri kita tak semestinya baik untuk kita, boleh jadi “Boleh jadi kamu membenci sesuatu sedangkan ia baik untukmu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu sedangkan ia buruk untukmu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak tahu.” Surah. Al Baqarah: 216.

Kita bersangka sajalah dengan Allah SWT, Allah pencipta kita, Allah adalah Tuhan kita, masakan DIA tidak tahu apa yang baik untuk kita. Senyum!

Tak salah untuk kita rasakan tidak okey dengan diri kita, tak semestinya kena hidup positif sepanjang masa, kadang negatif tu juga perlu untuk kita muhasabah diri kita, kita renung balik apa yang tidak kita dengan diri kita, yang salahnya bila kita rasa tak okey, kita salahkan diri sendiri, salahkan orang sekeliling, dan yang paling parah kita salahkan Tuhan yang mencipta kita?

Adilkah kita bila kita terus menyalahkan Tuhan setelah banyak yang Allah SWT kurniakan pada kita tetapi disebabkan ujian Allah yang satu kita terus salahkan Tuhan, merasakan Tuhan tidak adil pada kita?

“Jangan letakkan Allah di tempat yang terakhir bila kita gembira dan tiba-tiba mengungguli tangga teratas kedudukan apabila kita kecewa”

Salah kita apabila kita tak okey, kita berlama-lama dengan rasa tak okey. Bukankah hidup ini sementara, tidak ada yang kekal lama. Jika kamu gembira, berpada-padalah dalam merasa gembira, kerana sesungguhnya ianya tidak kekal lama, jika kamu sedih, berpada-padalah dalam merasa sedih kerana sesungguhnya ianya tidak akan kekal lama.

Hidup ini saling bergantian, ujian yang datang dalam hidup kita adalah sebagai pelengkap perjalanan hidup kita sebagai hamba, suka atau tidak, sedia atau tidak, kita semua pasti akan pulang pada Tuhan kita, Ya Rabbul Izzati.

Beruntunglah orang-orang yang meletakkan dunia ini ditapak tangan saja, sebab mereka tahu dunia ini sementara, apa yang dikecapi, apa yang dipunyai dan apa yang dirasai adalah hak milik sementara yang suatu masa nanti akan dipulangkan dan dan akan hilang silih berganti.

Percayalah dengan Tuhanmu, tidak ada suatu kuasa dan makhluk lain yang mampu menggantikan Allah dalam hidup kita, selagi kita ada Allah, kita punya segelanya didunia ni. InshaAllah. Senyum!

Kita punya Allah, sedihlah macamana kita, kecewalah macamana kita, kita masih ada Allah. Kita dapatkan Allah dengan berjalan, Allah berlari mendapatkan kita, kita ini hamba—kita lemah, kita tidak ada upaya, kita ada keterbasan dalam diri kita yang kadang kita tak mampu untuk hadap macam-macam yang Allah SWT berkan untuk kita, tapi dengan Allah SWT.

Segalanya adalah tidak mustahil—bila kita ada Allah, kita dah punya segala-galanya, inshaAllah.

Fitrah kita sebagai manusia, Allah takdirkan kita dengan bermacam-rasa, itu tidak salah okey sayang! Itu normal dan hak kita sebagai manusia, kita bukan malaikat, merasa ‘down’ sekali sekala tidak menjadikan kita orang yang tidak berguna.

“Kadangkala hati itu perlu jua diketuk ia dengan ujian, agar ianya tidak hanya selesa dengan nikmat, malah juga selesa dengan ujian”. Untuk yang selalu saja rasa ‘down’, rasa hidup kita tak berguna, rasa diri ini sia-sia, stay strong guys!

Tidaklah Allah menguji hamb-Nya diluar kemampuan, bila Allah pilih kita untuk diuji maknanya kita adalah insan terpilih dalam kalangan yang dipilih.

Senyum, tidaklah ada apa yang lebih membahagiakan bagi seorang hamba seperti kita apabila suatu masa kelak kita akan bersama di syurga kelak dengan orang terpilih yang turut sama bersabar dengan ‘hadiah kecil dari Tuhan’ ketika didunia berada di dunia. Senyum!

Akhirul kalam, Its okey not to be okey, as Allah SWT know that you are not okey! Okey!

Maklumat Penulis

Artikel ini ditulis oleh Ukhti Suraya.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%